Di dalam kajian ilmu kimia Anda akan mempelajari struktur, komponen, sifat dan perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan materi. Sifat dan perubahan materi akan di bahan dalam Ilmu Kimia mencakup sifat-sifat fisis serta sifat kimia dari materi.
Sifat fisis mencakup wujud dan tampilan materi, sedang sifat kimia yang mencakup kecenderungan materi utnuk berubah, dan menghasilkan materi baru. Pembahasan tentang energi yang menyertai perubahan kimia, menyangkut banyaknya energi yang menyertai perubahan sejumlah materi, serta asal usul energi tersebut.
Pengertian Materi
Materi dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mempunyai massa, dan menempati ruang. Makhluk hidup dan yang tidak hidup terdiri atas materi: manusia, tumbuh tumbuhan, hewan, air, batu, kayu, garam dan benda benda apa saya di sekitar kita termasuk materi.
Wujud Materi
Materi terdiri dari 3 macam wujud yaitu : padat, cair dan gas. Adapun ciri-cirinya :
Massa dan Berat Materi
Materi mempunyai massa dan berat. Pengertian massa berbeda dengan pengertian berat. Massa suatu benda, di semua tempat selalu tetap, sedangkan beratnya tergantung pada gaya gravitasi bumi setempat.
Sifat dan perubahan materi
Dalam kehidupan Anda, Anda sering melihat perubahan materi seperti :
Perubahan materi dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu :
- Es menjadi air, dan dapat kembali menjadi es.
- Pelarutan garam, dan jika diuapkan, akan kembali menjadi garam semula.
- Nasi menjadi basi
- Kayu terbakar menjadi abu.
Untuk mengetahui, apakah telah terjadi perubahan kimia pada materi, ada tolok ukur yang dapat diamati seperti perubahan suhu, pembentukan gas atau pembentukan endapan.
Energi yang menyertai materi
Setiap materi memiliki energi. Energi yang dimiliki materi terbagi atas energi kinetik dan energi potensial. Perubahan kimia juga disertai perubahan energi. Contoh : Pada proses assimilasi pada tumbuhan terjadi pada siang hari dengan bantuan sinar matahari. Jadi energi matahari diubah menjadi energi kimia yang disimpan dalam karbohidrat hasil reaksi itu jadi tiap perubahan zat selalu disertai perubahan energi, tetapi tidak semua energi yang menyertai perubahan zat dapat diamati oleh indera kita.
- Baca selengkapnya, klik link dibawah.
Download Kajian Ilmu Kimia Here
XML Web Services akan berfungsi sebagai solusi untuk masalah komputasi terdistribusi ( distributed computing ) dan sebagai model e-bisnis masa depan. XML Web services sebagai sebuah pondasi untuk komputasi terdistribusi melalui jaringan komputer. XML Web Services menggunakan standar terbuka (internet) dan terfokus pada komunikasi dan kolaborsi antar orang dan aplikasi, untuk membuat sebuah lingkup dimana XML Web services menjadi sebuah platform untuk integrasi aplikasi secara terbuka. Aplikasi tersebut dikembangkan menggunakan beraneka XML Web services dari berbagai sumber yang bekerja bersama – sama tanpa memperhatikan dimana mereka berada atau bagaimana mereka mengimplementasikan. Implementasi Teknologi XML mengurangi hambatan dikarenakan kesulitan kerjasama antar operasi ( interoperability ) dan antar platform. Sebuah studi kasus pengembangan kerjasama antar aplikasi dan data Kependudukan dan Catatan Medis pada platform yang berbeda- beda.
Kata kunci: XML web Services, komputasi terdistribusi, Internet generasi ketiga, komuniksi antar bisnis, kerjasama antar operasi yang berbeda, aplikasi multiplatform.
Pendahuluan
Beragamnya sistem operasi, bahasa pembangun aplikasi, perangkat keras yang dikembangkan menjadikan kerjasama aplikasi mengalami kesulitan dalam pengembangan. Beberapa usaha dilakukan salah satunya dalam teknik pemrograman dibuat metode pemrograman dengan fungsi-fungsi tertentu digunakan ulang oleh banyak aplikasi, salah satunya disebut metode pemrograman berorientasi obyek ( Object Oriented Programming ).
Pemrograman obyek murni hanya dapat dikonsumsi untuk komputer yang sama. Pembuatan obyek murni belum dapat dimanfaatkan oleh banyak pengembang aplikasi yang berbeda platform bahasa pengembang, system operasi dan perangkat keras.
Pengembangan teknologi komputasi selanjutnya mengarah pada kerjasama antar komputer melalui jaringan internet. Sistem kerjasama komputer saling menunjang satu fungsi dalam sebuah interkoneksi sering disebut sebagai komputasi terdistribusi ( distributed computing ). Komputasi terdistribusi pada umumnya didukung dengan pengolahan basis data yang mampu menangani data yang besar dan komplek.
Basis data elektronis memiliki model yang beragam dan dilakukan oleh banyak instansi dan pengembang aplikasi. Pada saat ini antar entitas bisnis memiliki pulau – pulau data yang kurang terintegrasi, sesungguhnya dengan integrasi data akan dapat diambil kemanfaatan yang lebih luas.
Download